Viral Marketing

Viral Marketing

Viral Marketing

 

Cara Pemasaran di Internet Secara Berantai

Salah satu pelaku internet marketing yang sukses adalah mereka yang berhasil memasarkan produk atau jasa melalui internet di dunia maya, menguasai teknik teknik menjalankan promosi online, pemasaran dengan cara berantai, kami menyebutnya viral marketing. Satu pesan disampaikan dan di-share secara sukarela oleh orang lain, hingga media online yang digunakan semakin populer. Produk atau jasa yang ditawarkan sampai ke ribuan orang, kemudian meneruskannya kepada orang lain.

Viral marketing atau teknik pemasaran berantai menjadi cara pemasaran modern setelah jaringan internet semakin populer, pengguna social media yang tumbuh pesat memungkinkan untuk menjalankan ini dengan sempurna. Informasi di share, di-like dibagikan kepada masyarat di dunia maya. Arti viral marketing yang lebih rinci ada disunting pada Wikipedia.


Profesor Andreas Kaplan dan Michael Haenlein menyatakan bahwa untuk suksesnya sebuah pemasaran viral harus memenuhi 3 kriteria sebagai berikut:

  • Media dan orang yang bertindak untuk menyampaikan pesan yang sedang dikampanyekan. Orang ini harus mempunyai jaringan sosial yang cukup luas dan dipercaya dan media yang gampang diakses oleh semua orang.
  • Pesan atau ajakan yang akan dikampanyekan yang mudah diingat dan menggugah orang untuk mengikutinya.
  • Lingkungan yang mendukung dan waktu yang tepat untuk melancarkan program viral marketing.


Banyak pemilik Website tidak memperhatikan konsep pemasaran dengan cara mengembangkan konsep ini, bahkan tidak paham Website dibangun untuk apa, tidak sekedar hanya untuk menunjukkan company profile. Website yang benar harus dapat menjadi marketing 24 jam, 7 hari seminggu tanpa cuti, tanpa lembur, bekerja dengan loyal serta dapat dibanggakan.

Bagaimana melakukan teknik viral marketing dengan etis, dapat diukur serta tepat sasaran. Hal ini menjadi kunci utama keberhasilan pemasaran secara berkelanjutan, diteruskan oleh pengguna internet atas inisiatif sendiri, dibagikan kepada jaringan yang mereka miliki secara berantai. Bila teknik ini dijalankan dengan benar tentu feedback yang diperoleh dapat meningkatkan eksposure hingga meningkatkan penjualan produk dan jasa. Sangat bermanfaat bagi pedagang atau penyampai pesan pesan moral, layanan masyarakat hingga kampanye politik, dunia entertainment dan sebaginya. Contoh video marketing berikut, seorang rapper dari Korea, video Psy dibagikan diunggah secara sekarela oleh banyak orang di berbagai media, terutama YouTube dan dilihat jutaan orang, bahkan menurut CNN pada 24 November 2012, video Gangnam stlyle menjadikannya raja YouTube mengalahkan Justin Bieber.


Bila anda ingin diskusi lebih jauh tentang pemasaran online berbasis search engine dan jejaring sosial hingga mengaplikasikan konsep diatas, silahkan hubungi kami, konsultan internet marketing berpengalaman sera memahami strategi digital dan ideal di Indonesia.